DIRJEN PKP RESMIKAN EMBUNG UMBULAN BANJAREJO PAKIS KABUPATEN MALANG

Spread the love

PAKIS – Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Pedesaan (PKP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Prof. Ahmad Erani Yustika, SE, Msc. P.Hd meresmikan Embung Sumber Umbulan Kawasan Poncowismojatu di Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kamis (15/2) siang. Dirjen PKP hadir bersama jajarannya diterima langsung Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna bersama sejumlah para kepala OPD dan pejabat di jajaran Muspika Kecamatan Pakis.

Embung atau yang disebut pula kolam penampung air hujan adalah sumber pengairan bagi petani petani. Dimanfaatkan sebagai sumber irigasi, kini embung mulai dikelola dengan baik oleh pemerintah pusat. Kemendes PDTT, pembangunan dan perbaikan embung semakin diperbanyak, dengan tujuan peningkatan produktivitas lahan pertanian desa. Embung diharapkan mampu menggandakan produksi pangan dari indeks pertanaman 1,4 kali menjadi 2-3 kali setahun.

Dalam sambutannya, Ahmad Erani Yustika mengucapkan selamat atas peresmian embung desa Sumber Umbula. Ia menyebut, dukungan dari pihaknya dengan memberikan bantuan pembangunan embung merupakan bagian dari program membangun Indonesia itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Saat ini, kata dia, pembangunan yang paling penting adalah betul-betul memperhatikan hajat hidup warga desa. Terutama mereka yang selama ini belum banyak mendapat berkah pembangunan ketimbang daerah lain khususnya perkotaan.

“Sehingga, kami memuji sukses Pak Bupati Malang yang berhasil menjadikan Kabupaten Malang tinggal menyisakan satu desa berstatus desa tertinggal dari 378 desa yang ada di Kabupaten Malang. Bukan untuk pamer, namun keberhasilan ini layak diumumkan dan diproklamasikan karena semangat dan konsep pembangunan desa dari Pemkab Malang ini agar bisa direplikasi daerah lain,” jelasnya.

Ahmad mengatakan, total 434 kabupaten yang dapat Dana Desa. Hasilnya, perkembangan pembangunan desa lebih dirasakan okeh warga desa. Bersyukurlah bagi warga Kabupaten Malang punya pemimpin dengan semangat tinggi dalam membangun seluruh desa yang ada di Kabupaten Malang. Namun, pihaknya juga menyarankan agar seluruh desa bisa membentuk sebuah kawasan pedesaan agar antar desa bisa saling berkolaborasi dengan potensi yang dimiliki seperti halnya kawasan Poncowismojatu di Kabupaten Malang.

“Setelah desa dapat Dana Desa, setiap desa memang wajib membangun desanya. Hal itu penting dan bagus namun alangkah baiknya bisa membentuk kawasan pedesaan dengan menjain hubungan antar individu, desa dan pemerintah daerah. Saling bekerjasama sangat penting. Dengan membangun kolaborasi melalui kawasan pedesaan, artinya desa yang punya potensi yang sama bisa bersama-sama bekerjasama meningkatkan berkah dan potensi desanya,” harapnya.

Terpisah, Bupati Malang saat diwawancara awak media menyampaikan atas nama masyarakat Desa Banjarejo tentunya berterima kasih kepada Dirjen PKP atas bantuan embungnya. Ia harapkan, keberadaan embung seluas 60 hektar ini sekaligus dalam rangka penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Malang. Dikatakannya, khususnya sebagai penyangga pangan di Jawa Timur dan tugas menaikkan luas pertamanan dari 45 ribu hektar menjadi 90 ribu hektar.

“Kalau hal itu tidak didukung dan dibantu pembangunan keberadaan embung dan jalan usaha tani, saya kira berat untuk mencapainya. Karena anggaran Kabupaten Malang masih lebih dibutuhkan untuk bidang infrastruktur. Kami terus usulkan kembali permohonan bantuan ke Kemendes PDT agar 10 dari 38 embung yang kita punya untuk dilakukan pembangunan di tahun 2018,” tegas Bupati.  (humas).

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*