Istri Panglima Turun Ke Sawah

Spread the love

Ketua Umum Dharma Pertiwi Pusat Bu Hadi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang Bu Rendra

Ketua Umum Dharma Pertiwi Pusat, Nanik Itsumawati atau yang lebih dikenal dengan Nyonya Marsekal Panglima TNI Hadi Tjahjanto, S.IP Kamis (22/2) siang ini bertemu dengan Gapoktan Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan guna panen raya padi didampingi Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Malang Ibu Hj. Jajuk Rendra Kresna, serta Ketua Dharma Pertiwi di lingkungan Malang Raya.

Disambut oleh ibu-ibu kesatuan dharma pertiwi Malang Raya, Danrem, Dandim, Wakapolres, serta jajaran forkopimda, dan barisan masyarakat antusias untuk menyalami Nyonya Hadi hingga sampai di panggung kehormatan, dan juga dihibur oleh lantunan musik tradisional kesenian karawitan Tunggul Wulung Kecamatan Kromengan.

Sebelum menuju lokasi panen raya, Ibu Nanik terlebih dahulu memberikan sejumlah bantuan diantaranya benih tomat, cabe, padi dan bantuan alat hand tractor. “Terima kasih kepada bapak ibu atas sambutannya, saya sangat senang berkunjung ke Kabupaten Malang untuk kesekian kalinya. Apalagi dalam kesempatan ini saya bisa bertemu dengan para kelompok tani Desa Jatikerto ini, semoga bantuan tersebut memberikan manfaat bagi bapak ibu sekalian,” ungkap Nanik.

Ia menceritakan sedikit latar belakang ayahnya yang juga seorang petani, “Bapak saya dulu juga petani, untuk itu dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa kita harus mempersiapkan diri maupun anak-anak kita untuk terampil menjadi petani mulai sekarang sehingga nanti setelah pensiun dari purna tugas bisa lebih cepat beradaptasi kembali ke rakyat. Mari kita pertahankan pangan kita, ayo sama-sama untuk melestarikan lumbung padi kita agar tidak jadi rumah seperti kebanyakan yang terjadi saat ini,” ajaknya.

Ia menyambut baik atas terselenggaranya panen raya tersebut dan turut gembira, terbukti dari semangatnya memberikan motivasi kepada gapoktan setempat. “Saya akan menyiapkan sekolah khusus pertanian yang mana SMK tersebut tidak hanya belajar bertani tetapi juga ikut terjun langsung ke dunia pertanian sebagai budidaya holtikultura. Dengan begitu saya sangat berharap tidak ada lagi yang namanya impor beras karena disini saya bangga karena hasil panen selalu surplus dan hebatnya lagi anak-anak kita nantinya tidak perlu mengkonsumsi produk impor”.

Hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh seorang petani sendirian akan tetapi pengelolaan sawah yang baik akan berkelanjutan jika kerjasama antara penyuluh dan perangkat desa/kecamatan mampu bersinergi dengan jajaran TNI Polri. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Malang yang menjadi salah satu lumbung padi nasional.

Ibu Nanik mengatakan akan mendukung penuh target pengolahan lahan pertanian yang saat ini sudah naik menjadi 98 ribu hektar (200%) di Kabupaten Malang dengan harapan lahan tersebut tidak dibangun menjadi bangunan pabrik/perumahan. Karena ia menilai masyarakat Kabupaten Malang mampu mengelola lahan pertanian mulai proses menanam hingga masa panen yang kedepannya bisa memberikan kontribusi nyata dalam produktivitas khususnya bagi wilayah Kabupaten Malang.

Bupati yang saat itu berkesempatan memberikan sambutan, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ibu Hadi beserta jajaran yang hadir ditengah-tengah gabungan kelompok tani Desa Jatikerto tersebut. “Menurut saya, baru kali ini istri seorang panglima TNI mau berkunjung untuk turun langsung ke sawah menemui kelompok tani yang merupakan pejuang/pahlawan kedaulatan pangan ini. Kita semua tahu bahwa rakyat Indonesia saling bergantung satu sama lain tidak terkecuali TNI/Polri yang selama ini bersinergi dengan masyarakat untuk bekerjasama membangun desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa di Kabupaten Malang mempunyai agenda tahunan untuk selalu memberikan penghargaan kepada petani terbaik melalui babinsa terkait ketahanan pangan. “Perlu saya informasikan bahwa di Kabupaten Malang, semua jenis tanaman pangan mengalami surplus yang jika kesemuanya dikumpulkan bisa mencapai 800 ribu ton. Itu semua tidak hanya karena binaan Pemkab. Malang tetapi juga dari banyak pihak termasuk TNI/Polri beserta jajarannya. Saya apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang tidak hanya bertugas mengamankan prajurit tetapi juga ikut berpartisipasi turun ke sawah,” ucap Bupati. (#)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*