Bupati H.Rendra Kresna: Wisata Kabupaten Malang Ada Sejak Zaman Kerajaan Singosari

Spread the love
Seminar Pariwisata Di Pendopo Agung Kabupaten Malang

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna mengenalkan potensi wisata Kabupaten Malang saat menjadi pemateri Seminar Nasional Pendidikan Pariwisata yang diselenggarakan oleh International Organization of Business and Tourism (IOBT di Pendopo Agung Kabupaten Malang,di Jalan H. Agus Salim, Jumat (30/3).Acara dihadiri 800 undangan yang terdiri dari para pelaku pariwisata se kabupaten malang dan perwakilan mahasiswa di Malangraya.

Bupati menyampaikan bahwa pariwisata di kabupaten Malang sudah ada sejak era kerajaan Singosari. Hal ini dibuktikan dengan telah tersedianya tempat pemandian Sumberawan dan pemandian Kendedes di Kecamatan Singosari serta tersedianya tempat pemandian atau wisata air Mendit di Kecamatan Pakis. Bahkan menurut Bupati yang gemar membaca ini,  pada jamannya dulu, Hayam Wuruk raja pada saat  Kejayaan Majapahit, setiap tahunnya rutin mengunjungi tempat wisata air mendit untuk mandi.

Ditambahkannya bahwa Kabupaten Malang memiliki destinasi wisata yang  tak ada habisnya untuk dinikmati , karena memiliki wilayah yang strategis dengan di kelilingi gunung gunung dan pantai pantai yang sangat indah. Serta adanya berbagai ragam seni budaya dan hasil kerajinan masyarakat yang dimiliki.

Sementara itu ditempat yang sama, anggota Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam yang hadir sebagai pemateri pada acara seminar tersebut, mengatakan bahwa potensi pariwisata Kabupaten Malang layak untuk mendunia.

Menurutnya  sangat banyak sekali potensi yang dimiliki, mulai dari sejarah kerajaan, gunung gunung, pantai, itu semua bisa dijual sebagai potensi wisata yang ada. Tepat jika jika Kabupaten Malang menggunakan motto “The Heart of East Java” dalam menjual pariwisatanya.

Selain para pemateri dan undangan acara juga dihadiri oleh Sunardi, Dosen Pariwisata Universitas Merdeka Malang,  Jack Imam  Dewan Pimpinan Nasional Adwindo dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara.(gih)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*